8 Kesalahan Saat Memakai Kondom yang Sering Di alami Pria

8 kesalahan saat memakai kondom yang sering dialami pria

Sebagian besar pria harus mengetahui cara memakai kondom yang baik dan benar. Cara memakai kondom sangat berpengaruh pada fungsi kondom. Kesalahan saat menggunakan kondom akan mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Kesalahan Saat Memakai Kondom yang Sering Di alami

8 kesalahan saat memakai kondom yang sering dialami pria

Sebagian besar laki-laki masih kebingungan dengan cara memakai kondom. Kondom bagus biasanya berbahan lateks alami dan sudah memiliki pelumas bawaannya. Kondom sangat di minati oleh anak muda tetapi untuk soal memakai kondom, mereka masih belum memahami sepenuhnya cara pemakaian yang baik dan benar.

Berikut adalah kesalahan yang sering dialami pria saat memakai Kondom Bagus :

1. Menyisakan Gelembung Udara

Wanita (48,1%) yang melaporkan melakukan hubungan dekat dan 41,6% laki-laki (di mana kondom dipasang masih menyisakan celah). Penyisipan kondom yang tidak tepat dapat menyebabkan gelembung udara, yang dapat menyebabkan kondom meledak. Saat menggulung kondom untuk menutupi penis Anda, pastikan bahannya dekat dengan alat kelamin Anda dan tidak kusut untuk menghindari terbentuknya gelembung udara.

2. Pemanasan Setengah-setengah

Sebelum kondom benar-benar menutupi seluruh penis, 11,2% wanita dan 8,8% pria mulai berhubungan seks. Setelah membuka kondom, periksa apakah ada cacat di pabrik, letakkan ujung gulungan di kepala penis, lalu tarik perlahan hingga benar-benar menutupi batang penis untuk membuka lipatannya. Jika Anda hanya melakukan setengahnya, Anda akan memiliki peluang lebih besar untuk menyebarkan PMS karena kontak kulit-ke-kulit.

3. Satu Kondom Untuk Dua Situasi Berbeda

Sekitar 4-30,4% responden penelitian menunjukkan bahwa kondom digunakan dalam dua situasi seks yang berbeda (pertama keluarkan, kemudian pasang kembali pada posisi berlawanan, dan kemudian terus digunakan).

Daur ulang penting untuk lingkungan, tetapi tidak untuk seks. Selain tidak sehat, bakteri dari perilaku seksual sebelumnya juga bisa menyebar ke orang lain, dan pasangan seksual akan terpapar cairan tersebut sebelum ejakulasi, yang membuatnya berisiko tertular PMS atau hamil. Apalagi, kecuali Anda mencuci kondom dengan sabun dan menunggu lima hari, sperma dari ejakulasi sebelumnya bisa bertahan hingga lima hari.

4. Paparan Pada Benda Tajam

Sekitar 2,1% hingga 11,2% responden mengatakan bahwa mereka menggunakan benda tajam untuk melepaskan kondom. Masalahnya, jika sebuah benda cukup tajam untuk membuka segel plastik, benda itu juga cukup tajam untuk menembus dan merobek kondom.

5. Tidak Memeriksa Kadaluwarsa dan Kecacatan Pabrik

Saat mengambil kondom dari kondom, 82,7% perempuan dan 74,5% laki-laki melaporkan bahwa mereka tidak memeriksa kondisi kondom secara teliti sebelum memakai kondom dan tidak ditemukan adanya kerusakan. Yang harus diperhatikan: pastikan kemasan kondom tidak kusut atau robek (lepas) dan terlihat ada sobekan atau bukaan. Saat memasang kondom, periksa tanggal kedaluwarsa dan kondisi kondom

6. Tidak Menggunakan Pelumas

16-25,8% responden penelitian menunjukkan bahwa tidak ada lubrikasi sebelum menggunakan kondom, sehingga meningkatkan risiko robek. Beberapa produk kondom bisa menggunakan pelumas. Namun, menambahkan setetes pelumas akan memudahkan Anda selama pemasangan dan saat berhubungan seks. Selain itu, pelumasan tambahan di kedua sisi (internal dan eksternal) kondom juga membantu mencegah risiko robek.

7. Salah Pilih Pelumas

Pada sekitar 4,1% laporan hubungan seksual, responden mengatakan bahwa mereka menggunakan pelumas yang terbuat dari minyak (petroleum jelly, petroleum jelly, minyak pijat, minyak kelapa, body lotion) yang dikombinasikan dengan kondom lateks, yang akan membuat bahan kondom menjadi aus dan cepat membusuk. . Gunakan pelumas berbahan dasar air atau silikon, yang merupakan pilihan yang lebih aman.

8. Metode Penarikan yang Kurang Tepat

Pria biasanya mengalami kegagalan saat menarik organ vitalnya dengan cepat (dengan benar) setelah ejakulasi adalah salah satu kesalahan pria saat memakai kondom yang paling umum. Ini terjadi pada 57% laporan hubungan seksual. Sekitar 31% pria dan 27% wanita melaporkan melakukan kesalahan.

Saat melepas kondom setelah ejakulasi selesai, harap tarik kondom sambil memegang tepi kondom untuk melepasnya untuk mencegah tumpahan.

Jika digunakan dengan benar, kondom dapat mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan mencegah penyakit menular seksual. Anda dapat mempelajari cara memilih kondom terbaik pada artikel https://fiestacondoms.com/kondom-terbaik/. Selain dari segi pemilihan kondom, Anda juga harus memperhatikan kesukaan rasa atau aroma pasangan Anda.